Peningkatan Literasi Digital Masyarakat sebagai Upaya Penyebaran Hoaks di Media Sosial pada Kelurahan Pesawahan Teluk

Authors

  • Anuar Sanusi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
  • Randi Estian Pambudi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
  • Indera Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
  • Nursiyanto Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya

DOI:

https://doi.org/10.70900/jpkm.v4i1.133

Keywords:

digital literacy, hoax, social media, community

Abstract

Perkembangan media sosial yang semakin pesat turut meningkatkan risiko penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, dan konflik di masyarakat. Rendahnya kemampuan dalam memilah dan memverifikasi informasi menjadi salah satu faktor yang mendorong penyebaran hoaks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran hoaks di media sosial di Kelurahan Pesawahan Teluk. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyuluhan, pelatihan, simulasi verifikasi informasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengenali ciri-ciri hoaks, memverifikasi informasi, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital serta mendukung terciptanya lingkungan digital yang aman, cerdas, dan bebas dari penyebaran informasi palsu.

Published

2026-07-12

How to Cite

Anuar Sanusi, Randi Estian Pambudi, Indera, & Nursiyanto. (2026). Peningkatan Literasi Digital Masyarakat sebagai Upaya Penyebaran Hoaks di Media Sosial pada Kelurahan Pesawahan Teluk. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1–11. https://doi.org/10.70900/jpkm.v4i1.133