Penguatan Peran Pemerintah Desa dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Sosialisasi dan Edukasi Berbasis Komunitas di Desa Purwotani, Kabupaten Lampung Selatan

Authors

  • Ledy Famulia Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
  • Muhamad Rusjana Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

DOI:

https://doi.org/10.70900/jpkm.v4i1.127

Keywords:

Penurunan Stunting, Pemerintah Desa, Permasalahan Gizi

Abstract

Stunting merupakan salah satu isu strategis nasional yang tidak hanya berkaitan dengan persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa di masa depan. Permasalahan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kedua (Zero Hunger), yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan nutrisi, serta mendukung pertanian berkelanjutan. Pemerintah Indonesia telah menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan nasional yang dilaksanakan secara terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah dan desa. Upaya tersebut dilakukan melalui pembentukan regulasi, penguatan kebijakan lintas sektor, serta pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di berbagai level pemerintahan. Desa Purwotani, sebagai salah satu desa di Kabupaten Lampung Selatan, turut menjadi bagian dari lokus prioritas penanganan stunting. Pemerintah desa berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional melalui program yang disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat setempat. Metode pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang melibatkan seluruh perangkat desa, kader Posyandu, serta beberapa tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur desa serta masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting secara komprehensif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Purwotani telah menjalankan peran strategis melalui pendekatan promotif, preventif, dan kolaboratif. Program yang dilaksanakan mencakup peningkatan kapasitas kader kesehatan, penyuluhan gizi bagi ibu hamil dan balita, serta pelatihan pembuatan makanan pendamping ASI berbasis bahan lokal bagi ibu menyusui. Intervensi tersebut tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.

Published

2026-01-29

How to Cite

Ledy Famulia, & Muhamad Rusjana. (2026). Penguatan Peran Pemerintah Desa dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Sosialisasi dan Edukasi Berbasis Komunitas di Desa Purwotani, Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 96–101. https://doi.org/10.70900/jpkm.v4i1.127