Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Menyusun Studi Kelayakan Bisnis sebagai Upaya Memperluas Akses Permodalan Bank
DOI:
https://doi.org/10.70900/jpkm.v4i1.115Keywords:
UMKM, Analisis Kelayakan Usaha,, Pengabdian kepada Masyarakat, Pelatihan UMKM, Pemberdayaan Usaha MikroAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam aspek pengelolaan usaha dan penyusunan analisis kelayakan usaha. Rendahnya pemahaman terhadap aspek keuangan, pemasaran, produksi, dan manajemen menyebabkan banyak UMKM mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan analisis kelayakan usaha yang sistematis dan aplikatif.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan mencakup aspek hukum, keuangan, produksi, pemasaran, dan manajemen usaha, yang disertai dengan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan setelah pelatihan, terutama pada aspek keuangan dan pemasaran. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan pola pikir dalam mengelola usaha secara lebih terencana dan berbasis analisis. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM dan berpotensi mendukung penguatan usaha secara berkelanjutan.








