Penguatan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM di Pedesaan: Studi Kasus UMKM Koowe di Kabupaten Lampung Selatan
DOI:
https://doi.org/10.70900/jpkm.v3i2.107Keywords:
digital marketing, UMKM, pemasaran digital, literasi digital, transformasi digitalAbstract
Perkembangan teknologi digital telah menjadi tuntutan utama dalam transformasi pemasaran UMKM, terutama di era ekonomi berbasis informasi. Namun, banyak pelaku UMKM di wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital dan pemanfaatan media daring untuk promosi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Koowe di Desa Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, melalui sosialisasi dan pelatihan digital marketing . Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan, pelatihan interaktif, simulasi praktik, serta pendampingan pasca-kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata kenaikan skor pre-test dan post-test sebesar 39,2%. Aktivitas digital UMKM mengalami peningkatan drastis, termasuk frekuensi unggahan media sosial naik 500%, jumlah pengikut Instagram bertambah 220,8%, serta pendaftaran di marketplace Tokopedia. Dampak ekonomi terlihat dari kenaikan omset harian rata-rata sebesar 68% dalam dua bulan. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif berbasis pendekatan partisipatif mampu mendorong transformasi digital UMKM secara efektif. Dengan demikian, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan replikasi model ini untuk memperluas dampak pemberdayaan UMKM di wilayah lain.








